BOGOR, BALADABA - Perkembangan TI (Teknologi informasi) dewasa ini berjalan begitu cepat dengan berbagai inovasi dan manfaat yang diberikan, dalam lingkungan pemerintah pemanfaatan TI tengah gencar-gencarnya digalakan, hal ini dilakukan karena memang tidak dipungkiri dengan hadirnya TI di ruang pemerintahan dapat mencapai Efisiensi dan efektifitas cukup tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Salah satunya adalah Pemerintah Desa Tamansari yang berada diwilayah kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Desa ini menjadi salah satu lokasi pengembangan sebuah program pemanfaatan Teknologi Informasi dalam hal Pelayanan Desa.
SIPADE atau Sistem Informasi Pelayanan Desa, adalah nama dari proyek pengembangan aplikasi berbasis web yang dapat memberikan tiga hal dalam penerapannya, yaitu, Kemudahan, Kecepatan dan Ketepatan. Aplikasi SIPADE mulai dikembangkan pada pertengahan tahun 2014 oleh salah satu perangkat desa di Pemerintah Desa Tamansari bernama Ade Arwan Setiawan, dengan konsep minimalis namun memberikan fungsi yang tepat untuk menunjang aktifitas penyelenggaraan pelayanan di kantor desa.
Mulai dari pengelolaan data kependudukan, mesin pembuat surat otomatis hingga ke bidang statistik, sesuai dengan namanya, Sistem Informasi Pelayanan Desa ini ditujukan langsung untuk memudahkan para aparatur desa dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat disuguhkan pengalaman pelayanan yang Mudah, Cepat dan Tepat.
Proyek ini merupakan salah satu dari beberapa aplikasi lainnya yang dikembangkannya. “Selain SIPADE, saya juga mengembangkan aplikasi SIPEREN atau (Sistem Informasi Pendataan dan Rekapitulasi Pedesaan) yang menyasar bagian pendataan perekonomian dan Pajak Bumi Banguann, kita tunggu saja rilisnya nanti…” Begitu ungkap Ade.
Mengupayakan kemandirian teknologi di Desa adalah salah satu visi yang disampaikan oleh Ade, “Visi dari pengembangan Aplikasi ini tiada lain adalah untuk bentuk upaya kita membangun kemandirian desa di bidang Teknologi informasi, yang biasanya selalu disuapi oleh Pemkab atau pemerintah pusat”.
Selain Desa Tamansari, beberapa desa di kawasan kecamatan tamansari juga ikut memanfaatkan keberadaan SIPADE ini, yaitu Desa Pasireurih dan Desa Sukajaya. Sosialisasi SIPADE saat ini terus dilakukan di wilayah sekitar kecamatan Tamansari.
Sangat menarik memang, ketika pelayanan pembuatan surat menyurat di kantor desa yang tadinya perlu waktu yang lama, karena dilakukan secara manual. Kini dengan hadirnya SIPADE pelayanan cukup hanya beberapa klik saja dan hasilnyapun lebih efisien dengan data yang otomatis tercatat dalam aplikasi.
“Ayo kita dukung gerakan kemandirian dalam pengembangan dan pemberdayaan SDM melalui Teknologi Informasi di pedesaan, dan wujudkan panorama desa yang lebih baik dan teruji dimata masyarakat” pungkas Ade. (KN)